Assalamu'alaikum Bunda...Selamat datang di Gallery Asheeqa

Tuesday, November 24, 2020

TIPS AGAR ANAK SUKA MENGAJI

Agar anak suka mengaji bisa dilakukan dengan beberapa cara yang bisa diterapkan pada anak, namun sebelum melakukan cara tersebut, alangkah baiknya jika mengaji dilakukan oleh semua orang yang ada di dalam semua rumah tangga.

Kenapa? Karena jika semua orang yang ada di dalam satu rumah sering dan terbiasa mengaji maka dapat dipastikan anak-anak suka mengaji dengan sendirinya atau anak akan lebih mudah di ajak untuk mengaji, sebab anak-anak akan meniru dan mencontoh apa yang dilakukan oleh semua anggota keluarganya dan yang paling penting adalah orang tua juga ikut mengaji karena orang tua merupakan pusat pendidikan yang baik untuk anak-anak.

Belajar ilmu umum seperti membaca A, B, C lebih mudah dilakukan daripada belajar mengaji huruf hijaiyah karena setiap pengucapan untuk menyebut huruf hijaiyah membutuhkan olah vokal yang berbeda.

Oleh karena itu, dalam mengajarkan ngaji kepada anak harus dilakukan sejak usia dini atau anak masih balita, bahkan ketika masih dalam kandungan. Maka dari itu, kunci utama agar anak suka mengaji atau membaca Al-Qur'an adalah dengan mengenalkan ayat-ayat Al-Qur'an sejak awal baik pembelajaran secara manual dengan cara mengajarkan kepada anak langsung atau dengan cara melalui media suara seperti musik. Dan jika anak atau bayi selalu diperdengarkan secara rutin dan setiap hari ayat-ayat Al-Qur'an maka hasilnya adalah anak atau bayi akan suka mengaji.

Ketika anak belajar mengaji, mereka tidak hanya mengenal tentang huruf hijaiyah tapi mereka juga akan mendapatkan banyak ilmu seperti pengenalan bahasa Arab, sejarah Islam, dan mendapatkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, mari kita ajak dan kita ajarkan anak belajar membaca Al-Qur'an dengan cara membuat mereka suka dalam mengaji. Jika anak-anak sulit untuk diajak mengaji atau membaca Al-Qur'an, silahkan coba tips berikut ini agar anak suka mengaji, yaitu sebagai berikut :

1. Waktu Mengaji

Carilah waktu yang cocok untuk mulai membiasakan anak mengaji. Jangan diperbuat pada waktu-waktu dimana anaksewajibnya bermain  dan waktu untuk beristirahat. Jangan pernah untuk memaksakan keinginan atau kehendak terhadap anak dengan berlebihan. Sebab, apabila waktu-waktu yang Anda pilih tidak cocok, maka faktor ini bisa menjadi bumerang antara orang tua dan anak. Atur jadwal anak dengan sebaik-baiknya dan sebelumnya beri penjelasan kepada anak mengenai jadwal yang akan dilaksanakan tersebut. Kapan anak boleh bermain, kapan anak istirahat, kapan anak belajar, mandi, dan aktivitas harian lainnya.

2. Penjelasan Kenapa Harus Mengaji

Berilah arti yang jelas dan padat mengenai argumen mengapa anak wajib belajar mengaji. Dan mengapa ia wajib meluangkan sedikit waktunya untuk mengaji dan melakukan ibadah-ibadah lainnya. Melakukan komunikasi dan bertukar pendapat atau pikiran kepada anak aagar memperoleh cermina mengenai pendapat anak atas apa yang Anda inginkan. Anak juga bakal terbiasa mengeluarkan unek-uneknya dan ia akan merasa dihargai. Jadi, perlahan-lahan anak bakal berusaha mengikuti apa yang Anda paparkan.

3. Keteladanan Orang Tua

Anak pasti akan meniru orang tuanya. Apa yang dikerjakan orang tuanya pasti bakal bisa lebih menempel di otaknya dibandingkan yang orang lain perbuat. Untuk menanamkan kebiasaan baik, Anda wajib terlbih dahulu mencontohkannya terhadap anak. Bahkan dengan mencontohkannya saja, anak akan serta merta mengikuti tanpa wajib Anda perintah terlebih dahulu. Sebab anak merupakan peniru ulung. Ada saja hal-hal yang bisa ditirunya.

4. Al-Quran Pilihan

Cipatakan suasana yang selalu ada dengan Al-Qur'an. Misalnya memperdengarkan murottal dan mendekatkan anak dengan orang-orang yang suka mengaji atau membaca Al-Qur'an. Berilah penjelasan kepada anak mengenai kelebihan orang yang suka membaca Al-Qur'an.

5. Disiplin dan Konsisten

Konsisten dalam membiasakan dan mengajarkan anak mengaji. Jika anak sedang tidak mood, berilah rangsangan agar anak mau belajar membaca Al Qur'an. Inovatiflah mengelola mood anak dengan memvariasikan turorial pembelajaran. Bisa dengan suasana santai dan tidak memberatkan anak.

6. Sabar dan Kreatif Belajar Mengaji

Apabila nyatanya anak belum lancar mengaji, ajarkanlah dengan berangsur-angsur dan dengan kesabaran extra. Gunakan metode pembelajaran yang variatif sehingga tidak membuat jenuh anak. Sekarang sudah sangat berkembang sekali tentang tutorial membimbing anak dan juga media pembelajaran yang terus beragam. Pastinya ini menjadi kambar gembira bagi orang tua sebab dengan demikian tugas orang tua akan terbantu dengan keberadaan media-media tersebut.

7. Rewards

Berbagi apresiasi setiap anak melakukan kebaikan dan mengaji dengan baik. Bukan berarti orang tua wajib berbagi piala sebagai bentuk penghargaan. Sebab apresiasi tersebut dimaksudkan merupakan sesuatu yang sifatnya tulus dan menentramkan. Sehingga anak merasa butuh untuk mengulangnya kembali di lain waktu supaya memperoles apresiasi serupa.

Melatih anak untuk berbuat hal-hal baik pasti menjadi sesuatu yang tidak boleh disepelekan. Sebab erat kaitannya dengan pembangunan karakter anak hingga anak dewasa nanti. Karakter tersebut sudah tertanamkan ke dalam jiwanya.

Apalagi untuk menanamkan kebiasaan mengaji pada anak butuh keseriusan, kesabaran dan perhatian orang tua. Dengan mengajarkan anak membaca Al-Qur'an, pastinya orang tua juga wajib terlebih dahulu bisa membaca Al-Qur'an. 

Sebab, apabila orang tuanya saja gak mampu membaca Al-Qur'an, bagaimana untuk bisa mengajarkan anak agar bisa mengaji? Orang tua adalah guru yang baik, untuk itu mulailah dari orang tuanya dulu atau diri sendiri, lalu bisa menularkannya kepada anak-anak.

Menanamkan kebiasaan baik terhadap anak, wajib dari hari. Tidak mengandung unsur paksaan apalagi mendzolimi  hak anak. Demikianlah agar anak suka mengaji.

Semoga Anda sukses mendidik anak Anda mengaji.

Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment